26.1 C
Jakarta
4 December 2021
spot_img

Latest Posts

Relawan Tuntut Jokowi Berbenah Sebelum Naikkan BBM

Rimanews – Relawan Seknas Jokowi mendesak pemerintah jujur melakukan kebijakan yang lebih mendasar terkait pengelolaan energi sebelum menaikkan harga bahan bakar minyak.

“Kita masih melihat harus ada upaya lain dari pemerintah, yang fundamental. Ada kebijakan yang lebih mendasar,” kata Ketua Seknas Jokowi Moh Yamin, di Jakarta, Sabtu (15/11).

Menurut Yamin, kebijakan fundamental yang mestinya dibuat pemerintah berkisar pada dua aspek. Pertama, kata dia, harus ada pengurangan volume subsidi. Dia menambahkan tak kalah pentingnya pemerintah berkewajiban membangun kebijakan keberlanjutan energi agar tidak tergantung pada sumber energi fosil.

“Kedua, harus ada energi lain yang dipakai seperti gas, lalu ada bio etanol dari sumber yang bermacam-macam, ada dari tumbuhan bahkan dari sampah. Itu semua harus dikembangkan menjadi pengganti BBM,” tutur Yamin.

Peneliti Martapura Institute Edi Burmansyah menyatakan argumentasi pemerintah menaikkan harga BBM sangat lemah. Pemerintah dinilai tidak jujur menjelaskan kepada masyarakat tentang rasionalisasi kenaikan BBM. “Pemerintah mengklaim beban subsidi terlalu besar; ruang fiskal APBN 2015 sempit sehingga pemerintah tidak dapat menjalankan janji-janji kampanye; lalu mengusulkan kenaikan 2-3 ribu, ini harus dibedah dengan terbuka,” kata dia, dalam kesempatan yang sama.

Dari simulasi hitungan subsidi berdasarkan harga eceran dikurangi pajak, Edi mendapati ada selisih sekitar 69 triliun anggaran subsidi bbm dalam APBN dari kebutuhan riil. Menurut dia, kenaikan harga pada ksaran Rp.2000 hingga Rp.3000 per liter berpotensi menghilangkan subsidi. “Hilangnya subsidi bertentangan dengan UU No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas,” tandasnya.

http://nasional.rimanews.info/politik/read/20141115/182898/Relawan-Tuntut-Jokowi-Berbenah-Sebelum-Naikkan-BBM

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.