26.1 C
Jakarta
4 December 2021
spot_img

Latest Posts

MENYONGSONG ORDE KEMANDIRIAN SELAMAT DATANG PRESIDEN BARU 2014-2019

Pokok-Pokok Pikiran FORUM ILMUWAN JOGJA

JOGJA- KPU telah secara resmi menetapkan pasangan Ir. Joko Widodo dan Jusuf Kalla, menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Keputusan KPU ini merupakan penanda bahwa tahapan pilpres telah selesai, dan dengan demikian kini saatnya rakyat dan bangsa Indonesia menatap ke depan. Berikut ini adalah pokok-pokok pikiran Forum Ilmuwan Jogja (FIJ) ytang diinisiasi Seknas Jokowi, atas peristiwa penting ini, suatu peristiwa yang sesungguhnya bukan sekedar peristiwa politik, melainkan juga peristiwa kebudayaan dan suatu peristiwa peradaban.

Pertama    bahwa kemenangan Jokowi-Jk adalah kemenangan rakyat, oleh karena: (1) sejak awal pencapresan Jokowi-Jk, melalui proses public, dalam mana partai politik mengambil keputusan persis sebangun dengan apa yang menjadi harapan atau keputusan politik rakyat; (2) proses pemenangan Jokowi-Jk sangat terasa keterlibatan public luas (gerakan relawan, gerakan masyarakat), dalam berbagai bentuknya; (3) agar seluruh warga mengakhiri kompetisi dan kembali bersatu padu, membangun bangsa dengan kekuatan gotong royong.  Maka, diucapkan selamat kepada rakyat Indonesia karena telah mengambil keputusan sejarah, dan kepada Jokowi-Jk diucapkan selamat bekerja, mengemban tugas bangsa dengan penuh pengabdian, dan bersegera mewujudkan apa yang telah dijanjikan kepada rakyat selama masa kampanye.

Kedua    bahwa agar kemenangan Jokowi-Jk, benar-benar menjadi kemenangan yang bermakna dan berdampak luas dalam menata ulang demokrasi kita. Keteladanan dalam pencapresan Jokowi-Jk, hendaknya dapat dilembagakan, dalam mana calon-calon pemimpin dipilih tidak berdasarkan transaksi politik, tidak berdasarkan kedudukan politik di dalam partai, dan tidak didasarkan pada hubungan-hubungan kekerabatan, melainkan benar-benar didasarkan pada rekam jejak, kepercayaan public dan tentu aspirasi rakyat luas. Oleh sebab itu, diucapkan selamat kepada partai-partai pendukung Jokowi-Jk, yang telah memberikan keteladanan yang sangat baik, mulia dan menyejarah, dan tentu kita semua, rakyat Indonesia, akan mengawal keteladanan ini, sedemikian rupa sehingga rekrutmen politik berjalan dengan mekanisme yang baik, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketiga    bahwa komunitas ilmuan yang sejak awal ikut ambil bagian dalam mendorong perbaikan cara kerja demokrasi kita, berketetapan akan terus mengawal proses baik yang kini sedang berjalan, tentu agar dapat berjalan baik, sebagaimana yang kita harapkan bersama. Untuk karena itu, pemerintahan ke depan, harus benar-benar dapat mencerminkan lintasan berikut:

Bahwa agar segera dilakukan pemetaan yang sebenar-benarnya, dan sebaik-baiknya, sedemikian sehingga dapat diindentifikasi dengan sejelas-jelasnya, apa yang menjadi problem mendasar bangsa yang harus segera diatasi, secara demikian, dapat secara terang diperoleh gambar mengenai prioritas kerja pemerintahan ke depan, tentu sesuai dengan visi, misi dan program kerja yang telah disampaikan, dan sesuai dengan kemampuan dan keadaan bangsa.

Bahwa kejelasan mengenai apa yang akan dilakukan segera (sebagai prioritas pembangunan), hendaknya benar-benar menjadi dasar dalam penyusunan cabinet, sehingga susunan kabinet, benar-benar mencerminkan jawaban atas persoalan yang ada, dan sekaligus cerminan dari keinginan untuk melakukan percepatan pembangunan, melalui aparat kerja yang tepat, handal, mampu, dan dapat dipercaya masyarakat.

Bahwa sebagaimana pencapresan Jokowi-Jk yang melalui proses public (partisipasi masyarakat), maka sudah barang tentu dalam rekrutmen anggota kabinet, dan seluruh elemen yang akan menjadi bagian dari organ kerja pemerintahan Jokowi-Jk, hendaknya tetap bersandar pada suara rakyat [dengan criteria yang dibangun dari aspirasi masyarakat], agar jangan sampai kepercayaan public terciderai sejak dari awal. Kita semua berharap agar partisipasi benar-benar menjadi metode kerja utama dari pemerintahan Jokowi-Jk.

Bahwa pada akhirnya harus benar-benar dipastikan dan dibuktikan, bahwa cabinet yang terbentuk adalah cabinet kerja, dan cabinet yang terbebas dari segala jenis politik transaksional, yang merugikaan rakyat. Kita percaya bahwa keteladanan awal yang telah ditunjukan dalam proses pencapresan Jokowi-Jk, akan menjadi pola kerja dalam seluruh proses politik, sehingga yang akan dihasilkan adalah percepatan pencapaian apa yang menjadi cita-cita proklamasi kemerdekaan.

Bahwa untuk memberi jiwa dan bobot kepada proses pilpres ini, terutama oleh semangat public yang sangat besar, dan oleh adanya kesadaran bersama tentang pentingnya suatu revolusi mental, agar kita benar-benar dapat hijrah kepada keadaan yang baru dan makin memperkuat pergerakan negara, agar dapat berjalan sesuai dengan maksud keberadaannya, serta diharapkan makin mengokohkan kedudukan bangsa Indonesia di tengah bangsa-bangsa lain di dunia, maka periode ini hendak kita beri sebutan sebagai Orde Kemandirian.

Yogyakarta 23 Juli 2014
Forum Ilmuwan Jogja

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.