26.3 C
Jakarta
3 December 2021
spot_img

Latest Posts

Seknas Tani Jokowi Tak Akan Mobilisasi Massa

Jakarta – Pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres 2014 di KPU Pusat hanya tinggal dua hari lagi. Menanggapi hal ini, Ketua Presidium Seknas Tani Jokowi, Henry Saragih, menyerukan kepada anggotanya yang tersebar di 147 kabupaten/kota untuk menahan diri dan tidak mengadakan kegiatan mobilisasi massa. Hal ini senada dengan seruan Jokowi kepada seluruh jajaran partai pendukung dan relawannya.

“Mengutip perkataan Pak Jokowi (Joko Widodo), Pilpres tahun 2014 ini harusnya jadi sebuah kegembiraan rakyat, bukan hal yang harus dikhawatirkan. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus, anggota dan relawan Seknas Tani Jokowi di berbagai daerah diharapkan untuk menahan diri,” papar Henry di Jakarta Sabtu (19/7).

“Terkhusus kepada anggota di sekitar Jawa Barat, Banten dan Lampung untuk tidak berangkat ke Jakarta karena terpancing dengan isu-isu yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan nasional,” paparnya.

Henry menyampaikan, kaum tani dan masyarakat pedesaan harus mampu menunjukkan kearifan yang selama ini berhasil dilaksanakan, sebagai contoh tindakan demokrasi yang baik, mengutamakan toleransi dan persatuan nasional.

“Kita telah memilih pemimpin bangsa, selanjutnya kita serahkan pada KPU, Bawaslu dan instansi negara lainnya untuk mengawal Pilpres 2014 ini yang jujur, bersih dan bermartabat,” paparnya.

“Oleh karena itu kami tegaskan sekali lagi, Seknas Tani Jokowi tidak akan melakukan mobilisasi massa, melainkan menggelar doa bersama di desa-desa untuk kedamaian Indonesia dan kesejahteraan kaum tani,” ungkap Henry yang juga Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) ini.

Hal senada diungkapkan anggota Presidium Seknas Tani Jokowi, M. Nuruddin. Ia menyatakan, suasana kontestasi dalam pilpres kali ini sangat dirasakan pada keseharian masyarakat yang mendukung capres berbeda.

“Sudah saatnya kita bergandengan tangan, meneguhkan persatuan nasional dan kembali kepada cita-cita awal untuk menegakkan kedaulatan rakyat yang sesungguhnya. Bagi kaum tani dan masyarakat pedesaan, kita kembali kepada cita-cita pembaruan agraria yang menjadi jati diri bagi kedaulatan petani, untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” imbuhnya.

Nuruddin mengemukakan, dari 147 kabupaten/kota wilayah sebaran anggota Seknas Tani Jokowi di 27 Propinsi, Jokowi-JK meraih kemenangan di 91 kabupaten/kota.

“Kami sampaikan penghargaan besar terhadap kerja keras para anggota dan relawan Seknas Tani Jokowi, sehingga mampu berkontribusi terhadap kemenangan Jokowi-JK. Selanjutnya kita akan memastikan bahwa kerja keras tersebut akan dibayar dengan pengabdian Jokowi-JK untuk mengangkat harkat dan martabat kaum tani,” sambung Nuruddin yang juga Sekjen Aliansi Petani Indonesia (API) ini.

Sementara itu, menurut Gunawan, anggota Presidium Seknas Tani Jokowi, tahapan Pilpres yang secara umum berjalan lancar ini menunjukan keberhasilan pendidikan politik ormas tani di dalam mendorong partisipasi politik rakyat.

Oleh karenanya Pilpres harus dibaca sebagai upaya demokratis untuk mewujudkan kedaulatan pangan, pelaksanaan pembaruan agraria dan kemakmuran penduduk desa melalui memilih presiden dan wakil presiden yang berpihak kepada petani.

“Dalam konteks inilah kenapa kemudian gerakan tani bersatu di dalam Seknas Tani Jokowi untuk memilih Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, dan berpartisipasi di dalam pemilu dengan cara-cara demokratis, damai, dan bermartabat,” tuturnya.

“Oleh karenanya untuk menjaga transisi demokrasi, Seknas Tani Jokowi menyerukan kepada seluruh anggotanya, rakyat Indonesia dan kandidat capres untuk terus mengembangkan sikap demokratis dalam menyikapi proses perhitungan suara yang dilakukan KPU,” tambah Gunawan yang juga Sekjen Indonesia Human Rights Committee for Social Justice (IHCS).

http://www.beritasatu.com/nasional/197936-seknas-tani-jokowi-tak-akan-mobilisasi-massa.html

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.