24 C
Jakarta
5 December 2021
spot_img

Latest Posts

Kantor Transisi Godok Perampingan Kabinet, 3 Opsi Selesai Malam Ini

Jakarta – Kantor Transisi Jokowi-JK sedang menggodok sejumlah opsi perampungan kabinet. Ada lima opsi yang disiapkan. 3 Opsi akan diselesaikan malam ini.

“Malam ini selesai 3 opsi dari 5,” kata Deputi Kantor Transisi Jokowi-JK, Andi Widjajanto, kepada wartawan di Kantor Transisi, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2014).

Opsi pertama tak akan ada perubahan signifikan terhadap jumlah kabinet. Jumlah dan bentuk kabinet tak akan jauh berbeda dengan Kabinet Indonesia bersatu jilid II.

Opsi kedua akan ada 27 kementerian. Hanya ada satu wakil menteri, yaitu Wamenlu. Opsi ketiga kabinet berbasis fungsi. Kementerian-kementerian yang perlu ada, digabung, atau dihilangkan sedang dikalkulasi.

Opsi keempat, penyusunan kabinet berlandaskan ideologi Trisakti. Ada pokja yang terkait dengan opsi keempat ini. Opsi kelima adalah gabungan dari keempat opsi yang ada.

“Tugas kami menyiapkan 5 opsi dan Pak Jokowi-JK yang akan memutuskan,” ujarnya.

PAN dan PD Mungkin Merapat
Jokowi mengungkap kemungkinan PD dan PAN menjadi parpol pendukung pemerintahannya lima tahun ke depan. Jika PD dan PAN merapat, kekuatan koalisi Jokowi-JK sudah mendominasi DPR untuk mengamankan program pemerintahan.

Jumlah total anggota DPR periode 2014-2019 adalah 560. Anggota DPR yang berasal dari parpol pendukung Jokowi-JK saat ini adalah Partai NasDem (35 anggota), PKB (47 anggota), dan PDIP (109 anggota), dan Hanura (16 anggota). Totalnya belum mencapai 50 persen plus satu dari total anggota DPR.

Namun jika PD (61 anggota) dan PAN (49 anggota) merapat, jumlah kursi partai pendukung Jokowi di DPR mencapai 317. Belum lagi jika PPP jadi merapat maka kemungkinan Jokowi mendominasi dengan total 356 kursi DPR. Tentu saja Jokowi tak perlu pusing-pusing lagi memikirkan Golkar yang terus sesumbar ingin berada di luar pemerintahan.

Sebelumnya diberitakan Jokowi menyebut PAN dan Partai Demokrat yang kemungkinan menyeberang mendukungnya di parlemen. “Ini saya ngomong apa adanya ya. Kemungkinan nanti, ini masih kemungkinan. Demokrat dan PAN,” kata Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Selasa (19/8/2014).

Jokowi mengatakan banyak partai yang mendekatinya untuk ikut bergabung pasca dinyatakan sebagai pasangan peraih suara terbanyak pada Pilpres 2014. Pria 53 tahun itu menekankan syarat ‘koalisi tanpa syarat’ pada partai-partai yang ingin bergabung itu.
(Sumber: Detik.com, 20 Agustus 2014)

 

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.