26.3 C
Jakarta
1 December 2021
spot_img

Latest Posts

Jokowi Samakan Pandangan Dengan NU Muhammadiyah Soal Narkoba

Jakarta – Presiden Joko Widodo menyamakan pandangan tentang hukuman mati bagi pengedar narkoba dengan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Presiden Jokowi mengunjungi kantor PBNU dan PP Muhammadiyah, Rabu (24/12/2014).

Kepala Negara mendatangi Gedung PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto. Mereka diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

Usai dari NU, Presiden langsung menuju Gedung PP Muhammadiyah, di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat. Sejumlah pengurus PP Muhammadiyah tampak menerima kunjungan Jokowi.

Usai mengunjungi dua Ormas Islam itu, Presiden Jokowi kemudian menggelar rapat terbatas kabinet di kantor Presiden, Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Presiden menegaskan bahwa niat pemerintah dan Negara dalam menerapkan kebijakan hukuman mati terhadap ‘pengedar besar’ narkotika dan obatan-obatan terlarang (narkoba) kini semakin mantap.

“Sudah beberapa kali saya sampaikan mengenai tidak adanya pengampunan untuk pengedar narkoba, dan ini penting sekali kami sampaikan agar kita semuanya mempunyai pandangan yang sama dalam hal pemberantasan narkoba. Baik NU maupun Muhammadiyah menyatakan mendukung pelaksanaan hukuman mati bagi pengedar narkoba. Maka, ketegasan ke depan harus ditingkatkan supaya kita punya kewibawaan,” tegas Jokowi, seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet.

Rapat Kabinet kali ini sekaligus juga membahas persiapan dan pengamanan dalam rangka hari Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, serta permasalahan nelayan.

Rapat kabinet terbatas kali ini tampak dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, dan Menko Maritim Indroyono Soesilo. Tampak hadir pula diantaranya Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinov Chaniago, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menkumham Yasonna H. Laoly, serta Kapolri Jendral Sutarman, Panglima TNI Jendral Moeldoko, dan Jaksa Agung Prasteyo. (Adi)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.