26.3 C
Jakarta
1 December 2021
spot_img

Latest Posts

Jokowi: Kampanye Hitam Jangan Dibalas Tapi Diklarifikasi

JAKARTA – Calon presiden Joko Widodo meminta agar para relawan tidak membalas kampanye hitam yang ditujukan padanya dengan fitnah kepada pasangan lawan. Namun, capres nomer urut 2 ini meminta agar fitnah yang ditujukan padanya diklarifikasi oleh para relawan biar tidak bingung.

“Jangan dibalas, tapi klarifikasi serangan kampanye hitam. Saya minta para pendukung menaati aturan kampanye yang ada,” ujar Jokowi, disela-sela kampanye di Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014).

Sejumlah kampanye hitam memang menyerang capres yang diusung PDIP, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI ini. Salah satu serangan yang menyasar Capres yang juga didukung ribuan komunitas warga ini adalah penyebaran isu SARA melalui Selebaran Obor Rakyat. Seluruh isi selebaran menyerupai Tabloid itu berisi fitnah terhadap Jokowi.

Jokowi, Kamis ini menggelar kampanye di sejumlah tempat di Tegal. Seperti biasa, Gubernur DKI Jakarta non aktif ini juga menyelingi acara kampanye dengan menggali permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.

Mantan Walikota Solo ini diantaranya mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jongor, Tegal, Jawa Tengah. Di TPI ini, Politisi PDIP ini mendengarkan keluhan para nelayan.

Capres berkemeja kotak-kotak ini lalu menyapa warga, dan meminta mereka menyampaikan keluhan dan permasalahan. Permintaan Jokowi pun disambut antusias oleh para nelayan. “Waduh Pak aku ra iso ngomong. Solar (BBM) dan sembako,” ucap Wayun, setelah dipanggil oleh Jokowi.

Nelayan lainnya, Marsongko juga mengeluhkan sering langkanya BBM jenis solar untuk melaut. Selain itu, dia juga mengeluhkan sulitnya perizinan bagi usaha nelayan. “Surat menyurat sampai 20 sekian. Saya ajukan satu tahun pun belum selesai, padahal katanya hanya 1,5 bulan,” tuturnya di samping Jokowi.

Jokowi pun mengaku akan akan menyelesaikan permasalahan nelayan itu jika menjadi presiden. Dia juga mengaku akan mendukung nelayan dengan membuka seluas-luasnya akses permodalan bagi nelayan.

Nelayan juga tidak akan dipusingkan lagi dengan urusan dasar berupa biaya kesehatan dan pendidikan bagi anak-anaknya. “Setiap anak yang pegang kartu ini bisa sekolah sampai SMA atau SMK, baik swasta maupun negeri,” ujar Jokowi sambil menunjukkan Kartu Indonesia Pintar.

Selain berkampanye di Tegal, Jokowi juga menyambangi Pekalongan, Batang, dan Semarang. Di tiga kabupaten ini, capres yang berpasangan dengan Jusuf Kalla ini juga blusukan, bertemu relawan, dan jajaran parpol, serta mensosialisasikan program-program andalan serta visi dan misinya. (Wayan Adi)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.